Imam Khumaini: Kini Saatnya Apabila Bangsa-Bangsa Islam Bangkit Bersama Maka israel Akan Musnah Total

Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Uzma Imam Sayid Ruhullah Musawi Khumaini ra, Minggu (13/6/1982), dalam pertemuan dengan para komandan dan personil Angkatan Laut di Husainiyah Jamaran Tehran, menegaskan:

“Tidak ada alasan di hadapan Allah Swt. Baik kami maupun kalian sama-sama tidak ada alasan. Bukan alasan bahwa kami tidak punya apa-apa, kalian punya segala-galanya. Bukan alasan bahwa kami tidak punya kekuatan, kalian itu lebih kuat daripada semua. Manakala kalian berdiri bersama, mengulurkan tangan persaudaraan satu dengan yang lain, maka kalian bisa merealisasikan satu kekuatan besar dunia.

Bukan alasan bahwa kami tidak punya senjata, senjata yang kalian punya tidak dimiliki dunia. Yaitu senjata minyak. Dunia membutuhkan senjata kalian. Itu merupakan urat nadi kehidupan dunia. Senjata yang dianugerakan Allah Swt kepada kalian ini, gunakan demi Allah Swt. Kekuatan yang dikaruniakan Allah Swt pada lengan-lengan kalian ini, pakailah demi Allah Swt.

Semoga Allah Swt – insyaalloh – membangunkan pemerintah-pemerintah ini. Semoga Allah Swt – insyaalloh – mewaspadakan populasi besar ini yang mana mereka mempunyai segala sesuatu tapi pada saat yang sama mereka berada di bawah penindasan. …

Saya berharap bangsa-bangsa di negara-negara Islam perhatian terhadap persoalan-persoalan ini dan jangan berdiam saja sehingga waktu berlalu. Kini saatnya apabila bangsa-bangsa Islam bangkit bersama maka israel akan musnah total.

Di saat israel secara tegas menyatakan “Saya akan merebut seluruh kawasan ini.” dan mengklaim semua itu sebagai miliknya, dan kita menyaksikan bagaimana ia maju selangkah demi selangkah, saya berharap pemerintah-pemerintah –di negara-negara Islam- ini sadar dan bangkit melawan kanker yang berbahaya bagi seluruh kawasan serta bagi Islam ini, dan jangan melewatkan persoalan-persoalan ini hanya dengan kata-kata, dialog, dan senda gurau.

Saya berharap pemerintah-pemerintah ini memperthatikan Islam setidaknya seperti mereka memperhatikan kebun binatang mereka.

Mudah-mudahan Allah Swt – insyalloh – memenangkan kekuatan-kekuatan yang bekerja untuk Islam. Mudah-mudahan Allah Swt – insyaalloh – mendukung kalian pemuda-pemuda tercinta yang sejak awal Revolusi [Islam] sampai sekarang, dan juga dari sekarang sampai nanti, hadir dan bekerja untuk Islam. Mudah-mudahan Allah Swt mendukung semua Muslimin di dunia sehingga mereka keluar dari bawah tekanan tirani kekuatan-kekuatan besar.” (Shahifehye Emom, jld. 16, hal. 330-331). (WF).