Imam Khumaini: Kita Dukung Sampai Palestina Kembali ke Pangkuan Muslimin

Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Uzma Imam Sayid Ruhullah Khumaini, Sabtu (28 Ramadan 1401 H / 1 Agustus 1981 M), dalam pesan Hari Quds menyatakan:

“Bangsa, pemerintah, majelis, tentara, dan seluruh angkatan bersenjata [Republik Islam] Iran yang sekarang, berkat persatuan Islam dan keselarasan Ilahi, merupakan barisan yang satu, bertekad bulat untuk melawan segala kekuatan setanik dan pelanggar hak-hak manusia, membela orang-orang yang terzalimi, dan mendukung Lebanon serta Quds yang tercinta sampai Quds dan Palestina kembali ke pangkuan Muslimin.

Muslimin Dunia harus memandang Hari Quds sebagai hari seluruh orang Muslim bahkan hari semua orang yang tertindas, dan dari titik sensitif itu mereka melawan para arogan dan penjajah, serta tidak akan berhenti sampai orang-orang yang terzalimi selamat dari kezaliman para penguasa.

Hendaknya kaum tertindas yang merupakan mayoritas dunia yakin bahwa janji Haq Swt itu dekat dan bintang naas kaum penindas sedang sirna.

Bangsa [Republik Islam] Iran! Saudari-saudara yang tercinta tahu bahwa Revolusi Agung Iran, yang pada jenisnya terbilang langka atau tiada duanya, mempunyai nilai-nilai luhur; dimana nilai luhurnya yang paling besar adalah ideologisitas dan ke-Islam-an. Yaitu nilai luhur yang mana para nabi mulia bangkit untuk itu.

Mudah-mudahan Revolusi [Islam] ini menjadi percikan dan kilau cahaya Ilahi yang menciptakan ledakan agung pada kaum-kaum yang tertindas serta berujung pada terbitnya fajar Revolusi Yang Diberkati Baqiyatullah [Imam Mahdi] – arwahuna li maqdamihil fada -.

Hendaknya bangsa mulia yang melakukan revolusi besar ini selanjutnya berusaha semaksimal mungkin dan mencatatkan kehadiran mereka setinggi mungkin pada kancah penegakan keadilan Ilahi.

Sayang-sayangku! Hendaknya kalian sadari bahwa semakin luhur nilai revolusi maka pengorban untuk merealisasikannya semakin berharga dan semakin niscaya.

Revolusi di jalur tujuan Ilahi dan penegakan Pemerintahan Allah Swt adalah sesuatu yang mana para nabi agung telah melakukan berbagai pengorbanan di jalannya, dan Nabi Agung Islam [Muhammad Saw] berkorban di jalan itu dengan semua kemampuan beliau sampai saat-saat terakhir hidup penuh berkah beliau. Para imam mulia Islam juga mengorbankan segala yang mereka punya untuk itu.

Kita pun yang mengaku sebagai pengikut mereka dan sebagai umat Muhammad Saw harus meneladani mereka, menahan semua penderitaan di jalan kebenaran dengan kesabaran revolusioner, tidak takut pada kerusakan-kerusakan yang dilakukan oleh orang-orang licik yang mana tanda-tanda kekalahan dan kehinaan mereka tampak nyata, dan berkorban di jalur tujuan Haq serta Islam yang mulia sebagaimana para nabi dan wali yang agung.

Allah Swt pendukung para pejuang dan penolong kaum yang terzalimi.

Salam atas Islam yang tercinta!

Salam atas para pejihad di jalan Haq!

Salam atas para syahid di jalan Allah sepanjang sejarah!

Salam atas para pejuang di medan perang melawan kebatilan!

Dan Salam atas hamba-hamba saleh Allah Swt!” (Shahifehye Emom, jld. 15, hal. 64). (WF).

Hits: 38

Headline, Imam Khumaini, Muqawama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat