Imam Khamenei: Kebebasan Palestina Itu Sunnah Ilahi dan AS Tidak Akan Bisa Berbuat Apa-Apa

Wali Wafqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei, Kamis (17/5/18) sore, di dalam acara Kemeseraan Dengan Al-Qur’an pada hari pertama Musim Semi Al-Qur’an Bulan Suci Ramadan yang berlangsung selama tiga jam di Husainiyah Imam Khumaini ra, menjelaskan bahwa salah satu kebutuhan darurat masa kini Umat Islam adalah “kedekatan diri dengan Al-Qur’an dan pelaksanaan perintah-perintahnya.”

Beliau menekankan bahwa masalah kontemporer Dunia Islam – antara lain kondisi memilukan Palestina dan kejahatan rezim zionis, khususnya yang terjadi pada berapa hari terakhir – merupakan dampak dari kejauhan Umat Islam dari Al-Qur’an. Beliau mengatakan, “Baitul Maqdis adalah ibukota Palestina. Dan dengan taufik Ilahi, Palestina akan bebas dari tangan musuh. Sedangkan AS dan para pengikutnya tidak akan bisa berbuat galat apa pun di hadapan hakikat dan sunnah Ilahi ini.”

Imam Khamenei mengingat pentingnya perhatian lebih kepada Al-Qur’an dalam semua aspek kehidupan dan menyinggung berbagai bencana yang melanda Dunia Islam khususnya rakyat Palestina. Beliau mengatakan, “Di berapa hari terakhir, kalian telah menyaksikan kejahatan rezim busuk dan palsu zionis dalam menggugur-syahidkan puluhan orang serta mencederai ribuan warga Palestina. Dalam kondisi seperti ini, sebagian pihak mengeluh kenapa AS tidak bertindak, padahal AS dan kebanyakan negara-negara Barat itu sendiri merupakan sekutu kriminal dalam kejahatan-kejahatan ini.”

Sembari menekankan bahwa Umat Islam dan pemerintah-pemerintah Islam harus mengambil sikap terhadap kejahatan-kejahatan ini, beliau mengingatkan, “Al-Qur’an berfirman hendaknya kalian keras terhadap musuh-musuh agama dan kafir serta berkasih sayang di antara kalian. Namun sekarang, akibat jauh dari Al-Qur’an, di Dunia Islam kita menyaksikan peperangan dan perselisihan di antara Muslimin serta penyerahan diri di hadapan orang-orang kafir.”

Beliau menekankan bahwa permusuhan terhadap Islam tidak ada habis-habisnya. Beliau mengatakan, “Sekiranya Umat Islam itu dekat dengan Al-Qur’an, maka sebagaimana telah dinyatakan oleh Al-Qur’an, sudah pasti mereka akan menang atas musuh. Sebab, ini merupakan janji Ilahi.”

Ayatullah Uzma Khamenei menyebut tilawat dan majelis-majelis Al-Qur’an sebagai pengantar untuk tadabur di dalam Al-Qur’an dan memahami serta mengamalkannya. Kepada anak-anak muda revolusioner beliau mewasiatkan, “Hendaknya kalian semakin hari semakin meningkatkan kemesraan dan pengenalan terhadap Al-Qur’an. Karena pemahaman tentang Al-Qur’an dan pelaksanaannya merupakan faktor kekuatan, kekuasaan, dan kemuliaan kalian.”

Wali Faqih Zaman di akhir uraiannya memohon ampunan kepada Allah Swt bagi para syahid terbaru Palestina serta keteguhan yang lebih bagi para pejuang jalan kebenaran lalu berkata, “AS dan para sekutunya akan terpaksa kalah dan tunduk di hadapan sunnah Ilahi yang tidak mungkin meleset.” (WF)

Hits: 37

Berita, Headline, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat