Imam Khamenei: Yang Harus Keluar dari Asia Barat adalah AS, Bukan Republik Islam Iran

Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei, Senin (30/4/18) pagi, dalam pertemuan dengan ribuan pekerja dan pengusaha menjelang Hari Kerja dan Tenaga Kerja, menyebut bahwa skenario AS dan musuh sekarang untuk menghadapi Sistem Republik Islam adalah perang ekonomi. Beliau menekankan salah satu cara paling baik dan paling efektif untuk melawan perang ini adalah mendukung produk dalam negeri dan bertumpu kepada kemampuan serta kapasitas dalam negeri dan tidak berpijak pada asing.

Pemimpin Revolusi Islam mngatakan, “Tentunya berapa tahun lalu dan pada zaman presiden lain AS yang tidak kurang ajar dan ngomong sembarangan seperti presiden sekarang, saya sudah katakan bahwa masa “Pukul Lari” telah berlalu. Mereka tahu bahwa jika mereka memasuki konflik militer dengan Republik Islam Iran maka sudah pasti mereka akan terpukul berapa kali lipat.”

Beliau menjelaskan bahwa, “Mereka sekarang berkonsentrasi pada perang ekonomi dan perang budaya. Kamar perang ekonomi melawan Sistem Republik Islam adalah Departemen Keuangan AS.”

Pemimpin Revolusi Islam menjelaskan bahwa perang, ketidakamanan, dan pertumpahan darah di kawasan terjadi karena kehadiran AS di kawasan. Karena itu, “Yang harus keluar dari Asia Barat adalah AS, bukan Republik Islam.”

Beliau mengatakan, “Kita penduduk sini. Teluk Persia dan Asia Barat adalah rumah kita. Sementara kalian adalah asing, kalian sedang mengejar terget-target busuk dan membuat fitnah.”

Lalu Wali Faqih Zaman meyakinkan, “Ketahuilah bahwa kaki AS dan negara-negara sepertinya, pasti akan terputus dari kawasan ini.” (WF)

Hits: 28

Berita, Headline, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat