Ada Yang Dulunya Bergerak di Jalan Lurus Tapi Kemudian …

Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei, Rabu (2/11/16) di hadapan anak-anak pelajar dan mahasiswa, mengatakan:

“Amirul Mukminin Ali as di dalam Nahjul Balaghah bersabda:

فَتَزيغُ قُلوبٌ بَعدَ استِقامَةٍ وَ تَضِلُّ رِجالٌ بَعدَ سَلامَة [1]

Ada hati-hati yang dulunya lurus, berada di jalan yang benar, bergerak tepat, tapi kemudian terbalik. “Zaigh” artinya keterbalikan. Di dalam Al-Qur’an disebutkan:

رَبَّنا لا تُزِغ قُلوبَنا [2]

Artinya, “Ya Allah! jangan balikkan hati-hati kami!”; apabila kami sebelumnya memahami secara benar, maka jangan timpakan kami dengan kesalahpahaman dan keburukpahaman. Amirul Mukminin Ali as bersabda bahwa sebagian orang dulunya bergerak di jalan yang lurus, tapi kemudian hati mereka terbalik. Pertanyaannya, kenapa bisa terbalik? Allah Swt tentu saja tidak menzalimi siapa pun; kita sendirilah yang menjadi ternoda oleh dunia, ternoda oleh cinta-cinta yang salah, ternoda oleh keserakahan pada tahta, ternoda oleh pertemanan buta, ternoda oleh permainan kelompok dan partai, hati kitalah yang berbalik dan berpaling dari jalan yang lurus, serta menyimpang dari keteguhan yang sebelumnya.

وَ تَضِلُّ رِجالٌ بَعدَ سَلامَة [3]

Suatu hari mereka selamat, tapi kemudian mereka sesat. Inilah penyakit. Penyakit-penyakit ini harus dicegah. Harus berlindung kepada Allah Swt dari penyakit-penyakit itu. (WF)

[1] Nahj al-Balaghoh, pidato ke-151
[2] QS. Ali Imran [3]: 8
[3] Nahj al-Balaghoh, pidato ke-151

Hits: 49

Headline, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat