Imam Khamenei: Kita Mesti Fanatik terhadap Ekonomi Nasional

Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei , Rabu (21/3) sore, dalam pidatonya di perkumpulan akbar peziarah dan tetangga Haram Suci Imam Ali Ridha as di Beranda Imam Khumaini mengatakan:

“Salah satu penghalang utama –perkembangan ekonomi negara- adalah cacat-cacat asasi dalam gaya hidup kita. Ini bukan hal yang berhubungan dengan pejabat pemerintah. Melainkan berhubungan dengan kami dan kalian; setiap orang dari masyarakat.

Kita, dalam gaya hidup, punya berbagai masalah: salah satu dari masalah kita adalah konsumerisme. Salah satu dari masalah kita adalah boros dan berlebihan dalam belanjat. Salahs atu dari masalah kita adalah bermewah-mewahan melampaui batas. Salah satu masalah kita adalah kebangsawanan. Kebangsaawanan, sayangnya, menular dari kelas-kelas atas ke kelas-kelas bawah. Orang dari kelas menengah juga ketika ingin membuat acara undangan, ketika ingin menyelenggarakan acara perkawinan, dia menggelarnya seperti orang-orang bangsawan. Ini cacat. Ini keliru. Ini mencederai negara. Mengkonsumsi berlebihan, keinginan yang berlebihan, makan yang berlebihan, belanja yang berlebihan, adalah cacat-cacat penting kita dalam gaya hidup.

Kita, terhadap ekonomi nasional kita, mesti fanatik. Mengkonsumsi barang-barang asing adalah salah satu cacat penting kita. Kita harus fanatik terhadap konsumsi barang dalam negeri, produk dalam negeri, dan ekonomi nasional kita. Anak-anak muda punya fanatisme terhadap sebuah tim sepak bola; yang satu pendukung tim merah, yang lain pendukung tim biru. Itu juga fanatisme. Bahkan sebagian fanatik terhadap tim-tim luar; yang satu pendukung tim Real, yang lain pendukung tim lainnya. Mereka punya fanatisme terhadap tim-tim ini. Seandainya sebatas ini saja kita fanatik terhadap ekonomi nasional dan produk dalam negeri, maka banyak sekali dari pekerjaan kita yang akan terbenahi.” (WF)

Hits: 26

Berita, Headline, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat