Imam Khamenei: Perasaan Lemah Kalian Menjadi Faktor Pendorong Musuh untuk Menyerang

Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei, Senin (6/3/17) setelah kedatangan Jean Marc Ayrault Menteri Luar Negeri Prancis ke Tehran dan keangkuhannya saat menjawab pertanyaan tentang manuver militer bersama Inggris, AS dan Prancis di Teluk Persia, dalam pidatonya di hadapan panitia Tapak Tilas Cahaya mengatakan:

“Di sini saya ingin membuka sebuah catatan pinggir: Perang Pertahanan Suci yang dipaksakan kepada Republik Islam Iran terjadi karena musuh melihat kita merasa lemah. Seandainya musuh Ba’ats dan provokator-provokatornya tidak yakin bahwa dalam hitungan hari mereka bisa sampai ke Tehran … niscaya peperangan ini tidak akan terjadi. Mereka melihat kita merasa lemah.

Perasaan lemah kalian menjadi faktor pendorong musuh untuk menyerang kalian! Ini kaidah umum. Kalau kalian ingin memalingkan musuh dari penyerangan, usahakan jangan pernah mengekspresikan kelemahan.”

Setelah itu beliau menyinggung peristiwa kedatangan Menteri Luar Negeri Prancis dan mengatakan:

“Kesalahan besar sebagian dari ktia dalam tantangan besar ekonomi yang sedang dihadapi negara adalah di sektor ekonomi kita mengungkapkan kelemahan. Musuh melihat di sinilah titik yang bisa ditekan. Karena itu mereka tingkatkan tekanan, sampai-sampai seseorang dalam wawancaranya ketika ditanya tentang latihan militer yang anda lakukan di fulan tempat dan pada saat yang sama anda bernegosiasi dengan pihak Iran; jangan sampai latihan itu membuat pihak Iran kesal dan bisa mengganggu negosiasi ekonomi ini? Dia dengan lancangnya dan tidak malu mengatakan, “Tidak pak! Semua itu tidak akan berpengaruh apa-apa; orang-orang Iran terlampau butuh pada negosiasi ini sehingga hal-hal seperti latihan militer tidak akan berpengaruh pada negosiasi ekonomi kita!” (WF)

Hits: 29

Headline, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat