Penanaman Dua Pohon Buah oleh Imam Khamenei

Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei, Selasa (6/3/18), dalam rangka memperingati Hari Tanam Pohon dan Pekan Sumber Daya Alam menanam dua pohon buah.

Pemimpin Revolusi Islam kemudian dalam sambutannya menyebut hari dan acara tanam pohon sebagai budaya yang diberkati di seluruh penjuru negeri. Seraya menyinggung urgensi dan berkahnya tumbuh-tumbuhan, hutan, dan padang rumput dalam memelihara udara dan air, memperindah ruang kehidupan, dan memproduksi barang-barang yang berguna bagi manusia, beliau menekankan kepada para pejabat negara bahwa mereka harus mencegah penebangan pohon di kota-kota.

Sambutan lengkap beliau sebagai berikut:

Bismillahirrohmanirrohim

Hari dan acara Tanam Pohon (Penghijauan) di seluruh negeri adalah hari dan acara yang diberkati. Karena tumbuh-tumbuhan dan pohon adalah faktor keberkahan dalam hidup manusia. Itulah makna diberkati. Yakni, sesuatu yang di dalamnya terdapat berkah. Tumbuh-tumbuhan adalah faktor keberkahan. Ia memproduksi udara, menjaga air, memberi hasil kepada manusia, memperindah lingkungan dan menjadikannya enak dipandang. Itu artinya dari semua sisi, tumbuh-tumbuhan adalah berguna dan bermanfaat bagi manusia. Karena itu, semua harus memperhatikan masalah tumbuh-tumbuhan, penanaman pohon, ladang, hutan, dan semua hal yang berhubungan dengan pohon dan penghijauan.

Salah satu pekerjaan yang betul-betul harus diperhatikan oleh para pejabat negara adalah mencegah penebangan pohon di kota-kota. Di kota Tehran ada kebun-kebun, rumah-rumah besar atau kebun-kebun di dalam kota yang dibidik dan ingin dirusak oleh pihak-pihak tertentu, mereka musnahkan pohon agar bisa menggunakan tanahnya. –Pohon-pohon itu- betul-betul harus dijaga dan jangan dibiarkan pemusnahan itu terjadi. Karena pemusnahan itu akan mencederai kehidupan kota dan kenyamanannya.

Salah satu pekerjaan yang penting dan harus di bidang penanaman pohon dan penghijauan adalah berhubungan dengan Daerah Aliran Sungai. Sekiranya badan-badan yang terkait menyeriusi masalah Daerah Aliran Sungai dan memperhatikannya –baik itu yang berhubungan dengan Kementerian Pertanian maupun yang berhubungan dengan Kementerian Energi-, maka banjir tanpa alasan akan tercegah, debu-debu akan tercegah, dan akan banyak manfaat yang diperoleh dari tumbuh-tumbuhan serta pohon-pohon itu sendiri. Di pusat-pusat Daerah Aliran Sungai ini juga kalau bisa mereka tanam pohon-pohon buah, mungkin manfaatnya lebih banyak. Tentunya, identifikasi hal ini tugas para spesialis. Mereka yang harus berpendapat. Insyaallah semua orang yang hari ini dan hari-hai ini menanam pohon diliputi oleh kelembutan, berkah, dan keridoan Ilahi.

Wassalamualaikum Wr. Wb. (WF)

 

Hits: 35

Berita, Headline, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat