Syaikh Naim Qasim: Kaidah Serang Tanpa Balas israel Sudah Berakhir

Syaikh Naim Qasim Wasekjen Hizbullah Libanon mengomentari fenomena jatuhnya pesawat f-16 israel oleh anti udara poros Muqawama bahwa hal itu berarti akhir dari kaidah serang tanpa balas. Dari sekarang, israel tidak bisa lagi menggunakan kaidah ini dalam pertempuran dan mencapai tujuan.

Syaikh Qasim menjelaskan bahwa israel sekarang kebingungan. Opsi perang bagi mereka tidak efektif. Sedangkan opsi penantian juga meningkatkan bahaya dan ancaman bagi mereka.

Dia mengatakan, “israel tidak bisa lagi seenaknya perang. Karena itu bisa menimbulkan dampak dan kerugian perang yang sangat berat. Di samping itu, israel tidak tahan melihat kekuatan pihak lawan terus berkembang. dia bingung bagaimana selanjutnya menghadapi kekuatan ini.

Syaikh Qasim menambahkan, “Seandainya tidak ada Muqawama, maka seluruh kawasan ini sudah dikuasai oleh israel, berpusat kepadanya, dan dia mampu memperluas geografinya sampai negara-negara sekitar, dan Libanon tidak akan bisa keluar dari cengkramannya.”

Wasekjen Hizbullah Libanon ini mengatakan, “Berkat Muqawama, Libanon jadi lebih kuat. Kekuatan ini datangnya dari tentara, rakyat dan Muqawama. Sebab, ketua tiga badan negara telah menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan invasi ke perbatasan-perbatasan negara.”

Dia menyinggung ulang tahun kemenangan Revolusi Islam di Iran dan mengatakan, “Revolusi ini bukan revolusi biasa. Melainkan revolusi bangsa Iran dan bangsa-bangsa kawasan, revolusi ruh Muqawama dan Intifada melawan penindasan dan perbudakan.”

Syaikh Qasim menambahkan, “Revolusi Islam Iran membuka jalan menuju era kebebasan dan kemenangan, dimana seluruhnya merupakan berkat jihad dan pengorbanan pemimpin serta rakyat Iran Islami. Serangan-serangan arogansi dan permusuhan mereka terhadap Iran adalah karena Iran bersama Muqawama dan bangsa-bangsa kawasan.” (WF)

Hits: 18

Berita, Headline, Muqawama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat