Lima Bulan Sebelum Kemenangan Revolusi Islam (2)

Pertemuan Yang Gagal

Ayatullah Shaduqi adalah ulama yang sering berhubungan dengan Ayatullah Khamenei pada masa pengasingan. Karena itu dia lebih kenal dengan Ayatullah Khamenei.

Sabtu (4/11/78), Ayatullah Shaduqi pergi ke Paris untuk menemui Imam Khumaini ra. Menurut rencana semula, perjalanan itu harus dilakukan sebulan sebelumnya. Tapi, karena alasan tertentu perjalanan itu ditunda.

Setelah ditunda, Hujjatul Islam Wal Muslimin Haji Ahmad Khumaini menelepon Ayatullah Shaduqi dan memintanya untuk pergi ke Paris bersama Ayatullah Khamenei.

SAVAK, badan intelijen dan keamanan kerajaan dalam laporannya mengutip percakapan telepon itu bahwa Haji Ahmad Aqa mengatakan, “Bapak Khumaini ingin bertemu Anda (Bapak Shaduqi) dan Bapak Khamenei.”

Ayatullah Shaduqi menceritakan, “Dia mengatakan bahwa Imam ingin Anda (Shaduqi) datang ke Paris, dan ajaklah Bapak Khamenei bersama Anda. Setelah telepon itu, kita bertambah semangat.”

Ketika itu, Ayatullah Khamenei dilarang keluar. Mendengar pesan Imam Khumaini ra, dia segera menyerahkan KTPnya ke salah seorang yang dikenal untuk membuatkan paspor. Tapi, tas orang itu dicopet di tengah berlangsungnya demonstrasi di Tehran. Praktis, KTP Ayatullah Khamenei hilang dan proses pembuatan paspor pun gagal.

Pascar kemenangan Revolusi Islam, KTP Ayatullah Khamenei ditemukan di salah satu kantor pemerintah. Dari sini terungkaplah siapa ternyata yang mencurinya. Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei mengatakan, “Sejak itu saya baru tahu ternyata yang mencuri tas dan KTP saya adalah walikota. Dengan cara itu dia ingin mencoreng nama baik para demonstran!” (WF)

Hits: 31

Headline, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat