Lima Bulan Sebelum Kemenangan Revolusi Islam (1)

Imam Khamenei: Masjid Keramat, Pusat Perjuangan

Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei menceritakan bahwa, “Dibentuklah panitia di Masjid Keramat untuk menuntun gerak-gerik perjuangan di Masyhad. Ketika itu, ada Almarhum Syahid Hasyimi Nejad, saudara-saudaranya Bapak Thabasi, saya, dan sejumlah santri muda yang selalu bersama kita; dua di antara mereka syahid. Dua santri ini termasuk santri-santri yang selalu menyertai kita dalam pekerjaan-pekerjaan.

Kita berkumpul di sana (Masjid Keramat). Masyarakat pun rutin datang dan pergi ke sana. Di sana menjadi pusat perjuangan kota Masyhad. Anehnya, tentara dan polisi tidak berani maju lebih dari perempatan Nadiri. Dimana Masjid Keramat terletak di ujung perempatan itu. Mereka takut karena semangat rakyat yang meluap-luap.

Karena itu, kami melewati hari-hari dengan aman di masjid ini. Kami tidak khawatir tentara atau polisi akan menggerebek, merebut masjid, atau menangkap kita.

Begitu malam tiba, pelan-pelan kami menafaatkan gelapnya malam untuk keluar dari masjid dan pergi ke rumah selain rumah-rumah kami sendiri. Berapa orang dari kami setiap malam piket dan tinggal di masjid. Siang-malam yang menegangkan dan penuh semangat.” (WF)

Hits: 21

Headline, Imam Khamenei, Muqawama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat