Ayatullah Jawadi Amuli: Misi Pertama Hauzah Ilmiah Mendidik Marjik Taklid Masa Depan

Marjik Taklid Ayatullah Uzma Abdullah Jawadi Amuli, Selasa (9/1), dalam pertemuan dengan para guru besar Hauzah Ilmiah Qom di Lembaga Internasional Wahyuni Isra mengatakan, “Alhamdulillah Hauzah dikelola oleh kalian, orang-orang tercinta. Ketahuilah bahwa agama tetap hidup dengan perantara ilmu-ilmu dan guru besar-guru besar ini.”

Beliau melanjutkan, “Hauzah Ilmiah harus menghindari penjualan tunas dan seyogianya menyiapkan sarana dan prasarana agar para santri bertalenta tetap tinggal dan berkembang di sana. Karena misi pertama Hauzah Ilmiah adalah mendidik marjik taklid-marjik taklid masa depan. Tonggak Hauzah Ilmiah adalah dengan marjik taklid. Dan orang-orang beragama mengambil agama mereka dari para pembesar dan marjik taklid.”

Marjik Taklid ini menuturkan, “Sekiranya hubungan dengan Allah Swt dijalin dengan benar, maka semua urusan yang lain akan ditata oleh Allah Swt.”

Beliau menekankan keseriusan yang semaksimal mungkin bagi para santri dalam menuntut ilmu. Lalu beliau menambahkan, “Setelah guru-guru besar, hendaknya produk Hauzah Ilmiah yang berikutnya adalah buku-buku yang kaya dan mendalam. Sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Isyraq, kita tidak punya surat wakaf yang menetapkan ilmu hanya diwakafkan untuk daerah atau sekelompok orang tertentu. Pada abad terakhir, Almarhum Naini mendidik tiga murid yang ketika mereka menggerakkan pena maka muncullah Allamah Amini dengan Al-Ghadirnya, satu lagi Allamah Thabathabai dengan Al-Mizannya, dan yang ketiga Sayid Muhsin Hakim dengan Al-Mustamsaknya. Kenapa kita tidak seperti mereka? Kenapa kita tidak lebih baik dari mereka? Ini prestasi yang bisa dicapai.”

Di akhir penuturannya, Ayatullah Jawadi Amuli menekankan perhatian yang lebih besar kepada pelajaran-pelajaran tafsir Al-Qur’an, Nahjul Balaghah, dan Shahifah Sajjadiyah. Begitu pula menekan pentingnya enovasi dalam Ilmu Usul Fikih dan urgensi penghormatan yang lebih kepada guru serta pembesar Hauzah Ilmiah. (WF)

Hits: 35

Headline, Ulama & Marajik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat