Hizbullah: Dua Pertiga Rencana Pemusnahan israel Telah Kita Lalui

Sayid Abdullah Safiudin perwakilan Hizbullah Libanon di Iran, Senin (22/1), dalam seminar “Kebebasan Masjidul Aqsa di Angkasa Kemenangan Poros Muqawama” yang digelar di Universitas Pertahanan Nasional mengatakan, “Sejarah telah mencatat rencana pemusnahan rezim zionis atas nama Republik Islam Iran. Pra kemenangan Revolusi Islam, israel berkali-kali perang melawan Palestina dan Libanon. Militer rezim ini sempat dikenal sebagai legenda yang tak terkalahkan. Tapi, perhitungan berbalik sepenuhnya dengan kemenangan Revolusi Islam. rezim zionis jadi hal yang berbeda. Kemenangan Revolusi Islam Iran ibarat gempa bagi rezim zionis.”

Dia menjelaskan, “Ide pendirian Muqawama Islam adalah ide Imam Rahil, Imam Khumaini ra. Mayoritas kelompok Palestina ketika itu berpikir untuk kompromi. Tiba-tiba Imam Khumaini ra menyerukan bahwa israel harus dimusnahkan. Sebelum beliau, tidak ada seorang pun yang menyinggung masalah ini. Mayoritas berpikir untuk negosiasi. Kemusnahan israel adalah sebauh hakikat yang sebenarnya. Sekarang kita berada di salah satu tahapan rencana pemusnahan israel. Dua pertiganya telah kita lalui. Kita harus meningkatkan resistensi dan Muqawama kita. israel sudah selesai, dan tidak bisa bertahan hidup lagi.”

Sembari menekankan bahwa AS hanya memikirkan kepentingannya, Perwakilan Hizbullah Libanon di Iran mengatakan, “Iran pra kemenangan Revolusi Islam merupakan salah satu pangkalan AS di kawasan. Imam Khumaini ra mengubah pangkalan AS ini menjadi pangkalan Islam.”

Dia mengisyaratkan kepada kekuataan Hizbullah dan berkata, “Dari sisi fasilitas dan kekuatan, Hizbullah sekarang ribuan kali lebih hebat dari sebelumnya dibandingkan rezim sionis yang merupakan salah satu pangkalan utama AS di kawasan.”

Safiudin menjelaskan bahwa pangkalan-pangkalan AS di kawasan sedang berguguran. Dia mengatakan, “Salah satu pangkalan AS di kawasan adalah Saudi Arabia. AS lah yang memprovokasi Saudi untuk memerangi Yaman. Alhamdulillah sampai sekarang Bangsa Yaman terus bertahan melawan Saudi, dan mereka pasti akan menang. Kondisi dalam negeri Saudi tidak baik. Negeri ini sedang mengalami kekurangan bujet.”

Dia menambahkan bahwa pengumuman Trump tentang Quds sebagai ibukota rezim zionis adalah untuk menyuntikkan semangat kepada pejabat-pejabat zionis. Dan kemusnahan israel lebih karena kesalahan Trump ini. (WF)

Hits: 218

Berita, Muqawama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat