Ayatullah Nuri Hamadani: UUD Berdasarkan Al-Qur’an Kebanggaan Republik Islam Iran

Marjik Taklid Ayatullah Uzma Nuri Hamadani, Senin (22/1), di dalam pesannya untuk Kompetisi Nasional Al-Qur’an yang digelar oleh Organisasi Pendidikan Teknik dan Profesi Negara di Qom mengingatkan, “Banyak sekali ayat yang menganjurkan untuk tilawat dan qiaraat Al-Qur’an, seperti yang tertera di dalam Surat Al-Muzzammil; baik di bagian awal maupun akhir surat. Di sana Allah Swt memerintahkan kita untuk sebisa mungkin membaca Al-Qur’an.”

Beliau melanjutkan, “Menjelaskan Al-Qur’an dan menyampaikan pesan Ilahi butuh kekuatan yang harus diperoleh dari keharmonisan dengan Al-Qur’an di jantung malam. Di sisi lain, kerajinan dalam tilawat dan qiraat Al-Qur’an akan melahirkan keharmonisan dengannya.”

Beliau menuturkan, “Beruntunglah kalian anak-anak remaja, pemuda dan seluruh pecinta Al-Qur’an yang perhatian pada tilawat, qiraat, tartil, dan hifz ayat-ayat Ilahi serta berkompetisi di medan ini.”

Ayatullah Nuri Hamadani kemudian mengenang Imam Rahil, Imam Khumaini ra dan menyatakan, “Salam Allah Swt atas Imam Agung yang dengan Revolusi Islam telah memberikan identitas baru kepada Bangsa Iran dan kaum Mustadafin serta menyusun Undang-Undang Dasar Negara berdasarkan Al-Qur’an. Adalah sebuah kebanggaan istimewa bagi Republik Islam Iran mempunyai UUD yang tidak membuka celah bagi hal-hal yang bertentangan dengan Al-Qur’an, Islam, dan ajaran Ahli Bait as untuk menyusup ke dalamnya.”

Di bagian lain dari pesannya, Marjik Taklid ini menyebutkan, “Saudara-saudari yang saya cintai! Syukurilah nikmat besar “Republik Islam Iran”! Jagalah selalu Islam dan Negara Islam dengan mengikuti Wilayatul Faqih sebagai tonggak utama sistem ini! Jangan biarkan Arogansi Global berniat buruk dan tamak kepadanya! Semoga konspirasi-konspirasinya gagal sehingga insyaallah kita dapat menyaksikan terealisasinya seluruh ayat Al-Qur’an dan janji-janji Ilahi, khususnya yang tertera di dalam ayat:

وَلَقَدۡ كَتَبۡنَا فِي ٱلزَّبُورِ مِنۢ بَعۡدِ ٱلذِّكۡرِ أَنَّ ٱلۡأَرۡضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ ٱلصَّٰلِحُونَ
(Artinya: “Dan sungguh-sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur setelah Zikir bahwa bumi diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh.” (QS. Al-Anbiya [21]: 105).

Insyaallah, dengan kemunculan penuh bahagia Imam Hamba-Hamba Yang Saleh itu muka bumi akan berada di tangan orang-orang mukmin dan saleh.”

Di akhir pesannya beliau menganjurkan, “Saya berharap kepada Organisasi Pendidikan Teknik dan Profesi Negara yang memperhtikan kompetisi-kompetisi ini untuk lebih memikirkan cara mengenalkan generasi muda lebih dari sebelumnya kepada makna dan maksud Al-Qur’an. Selama ini pengenalan ini belum terjadi, hak tilawat tidak akan terpenuhi. Hak tilawat dan qiraat Al-Qur’an adalah dengan memahami makna dan maksudnya. Dan lebih penting lagi dari itu adalah melaksanakan perintah-perintah Allah Swt serta meninggalkan larangan-larangan-Nya di sana.” (WF)

Hits: 109

Berita, Ulama & Marajik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat