Ayatullah Makarim: Peristiwa Terakhir Membuat Masyarakat Lebih Serius Lagi dalam Membela Negara, Sistem dan Revolusi Islam

Marjik Taklid Ayatullah Uzma Nasir Makrim Syirazi, Minggu (7/1) siang, dalam pertemuan dengan Kapolda Provinsi Qom Sardar Mujtabai berterimakasih kepada kepolisian yang telah menjaga stabilitas negara selama peristiwa-peristiwa terakhir dan bersikap toleran serta bijaksana terhadap rakyat. Beliau mengatakan, “Peristiwa-peristiwa terakhir bisa jadi pelajaran bagi semua orang dan peringatan bagi seluruh pejabat negara di posisi apa pun agar menjalankan tugas mereka dengan baik dan benar.”

Beliau melanjutkan, “Dalam peristiwa-peristiwa terakhir, bangsa pemberani Iran dengan basirahnya dan aparat keamanan dengan kebijaksanaannya telah berhasil melumpuhkan fitnah ini. Dan untuk kesekian kalinya kita menyaksikan kekalahan musuh-musuh Iran.”

Marjik Taklid Muslimin ini menambahkan, “Masyarakat meraih Revolusi ini tidak dengan mudah. Tidak mungkin mereka biarkan segelintir perusuh mencederainya. Musuh keliru dalam perhitungan. Hal itu karena masyarakat mencintai Revolusi Islam, dan pondasi-pondasi Revolusi ini terlalu kokoh untuk digoyahkan dengan kerusuhan.”

Ayatullah Makarim mengingatkan, “Setiap saat harus waspada terhadap konspirasi musuh. Karena musuh negeri ini ingin sekali mencederainya. Peluang apa pun mereka akan gunakan untuk menyusup dan mencederainya.”

Beliau mengatakan, “Salah satu dampak penting dari peristiwa-peristiwa terakhir ini adallah masyarakat semakin kompak dan bersatu. Pawai-pawai terakhir menunjukkan bahwa semua partai dan kelompok bersatu, bahkan orang-orang yang menderita karena masalah ekonomi dan matapencaharian juga sehati dan satu suara dalam membela Revolusi dan Sistem Islam.”

Beliau menuturkan, “Masalah ekonomi dan matapencaharian di tengah masyarakat jangan pernah diabaikan. Mereka betul-betul mengahadapi banyak masalah kehidupan. Pejabat-pejabat negara kita harus melipatgandakan kerja keras mereka untuk menanggulangi masalah-masalah ini agar masyarakat dapat hidup sejahtera.”

Sembari menunjukkan dampak lain daripada fitnah terakhir ini, beliau mengatakan, “Dengan adanya fitnah terakhir ini, masyarakat jadi lebih serius dalam membela negara, Sistem dan Revolusi Islam. Mereka jadi lebih sadar bahwa kesempatan sekecil apa pun jangan sampai diberikan kepada musuh, dan harus tepat waktu dalam menghadapi mereka.”

Beliau juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap rencana musuh di dunia maya, terutama untuk anak-anak muda. Beliau mengatakan, “Kesehatan dunia maya harus diperhatikan lebih serius lagi. Pejabat-pejabat terkait harus berusaha agar kita punya dunia maya yang mandiri sehingga musuh tidak bisa dengan mudah berselancar di sana dalam rangka anti Republik Islam Iran.”

Di akhir paparannya, Ayatullah Uzma Makarim Syirazi menyinggung program-program Qur’ani di antara pegawai kepolisian. Beliau mengatakan, “Masuknya program-programnya Qur’ani di antara pegawai-pegawai kepolisian adalah sesuatu yang patut diapresiasi. Sudah seyogianya kita membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan mengamalkannya. Tilawatul Qur’an dan pemahaman terhadap makna-maknanya akan membuat polisi lebih waspada. Karena Al-Qur’an adalah cahaya. Dan cahaya memberi penerangan serta ketenangan kepada masyarakat.” (WF)

Hits: 27

Berita, Ulama & Marajik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat