Pidato Lengkap Imam Khamenei dalam Pertemuan dengan Keluarga Syuhada

Pidato lengkap Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Khamenei, Selasa (2/1/18) siang, dengan keluarga Syuhada sebagai berikut:

Bismillahirrohmanirrohim

Selamat datang saudara-saudara tercinta, saudari-saudari tercinta, keluarga agung dan mulia Syuhada masa Perang Pertahanan Suci dan Syuhada Revolusi –Islam-. Selama-lamanya bangsa ini berhutang budi kepada anak-anak kalian. Karena, apa pun yang diraih oleh bangsa ini selama bertapa tahun-tahun; kehormatan bangsa ini, keamanan bangsa ini, kemajuan bangsa ini, semua dan semuanya adalah berhutang budi kepada anak-anak muda tercinta yang mencabut hati dari rumah, keluarga, bapak, ibu, istri, anak dan lain sebagainya. Mereka pergi pasang dada melawan musuh. Itu pun musuh yang didukung oleh seluruh dunia untuk menghadapi kita. Baik Barat maupun Timur ketika itu, begitu pula para penguasa kolot di kawasan, semua dan semuanya mendukung musuh busuk Ba’tsi kita. Seandainya bukan karena pemuda-pemuda pejuang, pemberani, dan berdedikasi tinggi seperti anak-anak muda kalian yang pergi dan memasang diri mereka bak prisai, bak bendungan di hadapan musuh, tentu musuh ini telah menginjakkan kakinya ke dalam negeri ini, masuk dan tidak mengasihi apa pun.

Coba kalian perhatikan apa yang terjadi di Afrika Utara, di sebagian negara-negara kawasan Asia Barat! Apa yang terjadi di Iran dengan hadirnya orang-orang Ba’tsi di Iran sepuluh kali lipat lebih buruk dari apa yang terjadi di Libya sekarang. Berapa tahun di Suriah. Berapa lama di Irak. Dan demikianlah seterusnya. Siapa yang mencegah? Siapa yang menangkal kerugian agung historis dan nasional ini? Anak-anak muda kalian, para Syuhada ini. Dan menurut saya, nilai keluarga-keluarga Syuhada; bapak ini yang mengorbankan tiga anak syahid, ibu yang mengorbankan tiga anak syahid, sebagian tiga syahid, sebagian dua syahid, sebagian lima syahid, dan sebagian lagi lebih; nilai mereka tidak kurang dari nilai para Syuhada itu. Si fulan syahid itu ketika itu muda, ketika itu perasaan membara, dia bergelora, maka dia berangkat maju. Bapak dan ibu inilah yang mendidik karangan bunga ini? Berjerih payah? Membesarkan? Mengantarkan mereka sampai tingkat ini? Anak-anak muda itu pergi dari hadapan mereka dan hanya jasadnya yang kembali. Kadang-kadang jasadnya pun tidak kembali.

Keberanian bapak-bapak dan ibu-ibu serta pengorbanan mereka menurut saya tidak kurang dari anak-anak muda mereka. Berulang kali saya katakan kepada keluarga Syuhada semoga Allah Swt tidak mengurangi naungan keluarga Syuhada dari bangsa ini. Keluarga Syuhada sangat berjasa, sangat berharga bagi negeri ini. Para Syuhada yang tercinta juga sejatinya demikian. Kedudukan mereka di sisi Allah Swt adalah hal yang sudah barang tentu ada pada tempatnya, tapi pengaruh mereka terhadap negara dan keberadaan mereka dalam negara juga sebuah hal yang sangat penting. Musuh menanti-nanti kesempatan. Menungguh celah untuk masuk. Coba kalian perhatikan peristiwa-peristiwa yang terjadi berapa hari ini! Semua orang yang benci Republik Islam, begitu punya uang, begitu berkuasa secara politik, begitu bersenjata, begitu punya badan keamanan, seluruhnya bahu membahu untuk siapa tahu dapat membuat masalah bagi Sistem Islam, Republik Islam, dan Revolusi Islam.

Mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi berapa hari ini ada banyak hal yang ingin saya sampaikan. Ada hal yang ingin saya sampaikan kepada masyarakat yang tercinta. Pada waktunya insyaallah akan saya sampaikan. Artinya, musuh masih ada dan tetap pada tempatnya. Hal yang bisa mencegah realisasi permusuhan musuh adalah mental keberanian, mental pengorbanan, dan mental iman yang mana model sempurnanya adalah anak-anak kalian. Anak-anak muda kalian. Ungkapan cinta saya kepada keluarga Syuhada adalah ungkapan cinta yang sesungguhnya. Kami sangat menghargai syahid, keluarga syahid, bapak dan ibu syahid, istri syahid, dan anak syahid. Kami sadar betapa besarnya jasa mereka terhadap negeri, Revolusi, Sistem dan sejarah kita. Mudah-mudahan Allah Swt insyaallah menjaga kalian semua dan mengumpulkan syuhada kalian bersama Nabi Muhammad Saw. (WF)

Hits: 38

Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat