Pertemuan Imam Khamenei dengan Panitia Kongres Mufasir Ayatullah Aqanajafi Hamadani

Pidato Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei dalam pertemuan dengan panitia Kongres Mufasir Al-Qur’an Ayatullah Aqanajafi Hamadani yang berlangsung pada tanggal 30 Murdad 1396 Hs (21 Agustus 2017), Kamis (28/12) pagi, dibacakan di tempat diselenggarakannya kongres.

Dalam pertemuan ini, Imam Khamenei menyebut hubungan sosok besar seperti Ayatullah Aqanajafi Hamadani dengan kota Hamadan sebagai keistimewaan yang penting bagi daerah. Seraya mengisyaratkan pada tingkat tinggi intelektual, amal, suluk, dan akhlak Almarhum Aqanajafi Hamadani beliau mengatakan, “Salah satu keistimewaan Almarhum Aqanajafi adalah menuliskan karya-karyanya dalam Bahasa Persi. Hal itu menunjukkan motivasinya yang penting dalam “Bersama dengan rakyat dan untuk rakyat” serta memebaktikan benak pikirannya yang aktif, giat dan berbobot kepada rakyat.”

Pemimpin Revolusi Islam menyebutkan “Suluk Revolusioner” sebagai salah satu keriteria istimewa Almarhum Aqanajafi Hamadani. Beliau mengatakan, “Pada masa Perang Perlawanan Suci, di saat sebagian orang lalai atau bahkan tidak peduli terhadap serangan musuh dan bahaya yang mengancam negara, bangsa, serta revolusi, orang-orang seperti Almarhum Aqanajafi dengan segenap kedudukan dan tingkat keilmuannya tidak melalainkan masalah penting ini. Beliau dengan sikap yang akrab dan menarik sekali bergaul dengan pemuda-pemuda pejuang. Beliau jadi sosok rujukan mereka. Dan “Suluk Revolusioner” ini menonjol sekali dan sangat menggembirakan.” (WF)

Hits: 31

Berita, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat