Imam Khamenei di Pertemuan Peserta Konferensi Persatuan Islam: Firaun Zaman Sekarang adalah AS, rezim zionis, dan Pengikut Mereka

Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei, Rabu (6/12) pagi bertepatan dengan Hari Kelahiran Nabi Mulia Islam Muhammad Saw dan Imam Jakfar Shadiq as, dalam pertemuan dengan presiden, ketua parlemen, ketua badan yudikatif, pejabat-pejabat negara, duta-duta besar negara-negara Islam, para undangan dan peserta Konferensi Persatuan Islam, menegaskan bahwa syarat kebebasan Umat Islam dari kendala-kendala internal, regional, dan global adalah mengikuti ajaran Khatamul Anbiya Nabi Muhammad Saw. Beliau mengatakan, “Apabila Dunia Islam ingin mulia dan kuat, maka harus menjadikan persatuan dan keteguhan (istikamah) sebagai asas.”

Pemimpin Revolusi Islam seraya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Mawlid Nabi Muhammad Saw dan Imam Jakfar Shadiq as kepada rakyat Iran, Umat Islam, dan seluruh masyarakat dunia yang merdeka, mengatakan, “Nabi Besar Islam Muhammad Saw merupakan rahmat Allah Swt bagi semua manusia. Ikut beliau menjamin kebebasan bangsa-bangsa dari kezaliman, argoansi adidaya, perselisihan kasta, keningratan yang lalim, dan penderitaan serta belenggu lainnya.”

Beliau mengingatkan penekanan Allah Swt kepada para nabi serta pengikut mereka tentang keteguhan sebagai syarat kemenangan lalu berkata, “Sekarang pun keteguhan di jalan Nabi Mulia Islam Muhammad Saw dapat melumpuhkan konspirasi-konspirasi besar kekuatan-kekuatan zalim dunia.”

Imam Khamenei menyebut “AS, rezim zionis, penguasa kolot, dan pengikut-pengikut mereka” sebagai “Firaun zaman sekarang di dunia.” Beliau menunjukkan upaya mereka dalam menciptakan perselisihan dan perang di tengah Umat Islam kemudian berkata, “Sebagian politisi AS, sengaja atau tidak, menyatakan bahwa di kawasan Asia Barat harus dibuatkan perang dan konflik agar rezim zionis berada di sisi yang aman, sedangkan tubuh Dunia Islam yang berdarah-darah tidak bisa berkembang.”

Beliau mengungkapkan rasa sesal yang dalam atas sebagian penguasa di kawasan yang menuruti keinginan AS. Beliau mengatakan, “Republik Islam sama sekali tidak punya motivasi untuk berselisih dengan negara-negara Muslim. Sebagaimana ia mendominasikan persatuan dan kesatuan di dalam negeri Iran, ia juga meyakini, menginginkan, dan menindaklanjuti persatuan di Dunia Islam.”

Ayatullah Uzma Khamenei menekankan, “Bahasa kami terhadap pengikut-pengikut AS di kawasan adalah bahasa nasihat. Kami tidak berminat untuk menjawab ujaran orang-orang bodoh. Tapi kami nasihati mereka bahwa pengabdian kepada tirani global akan membahayakan diri mereka sendiri. Sebagaimana firman Allah Swt dalam Al-Qur’an, kebersamaan dengan orang-orang zalim hanya akan berakibat kehancuran.”

Beliau menjelaskan bahwa tujuan final musuh dari menciptakan kelompok-kelompok takfiri adalah membuat perang Sunni-Syiah. Beliau mengatakan, “Allah Swt menciptakan musuh-musuh kita dungu. Itulah kenapa tujuan musuh-musuh Islam, yaitu perang antar-mazhab, tidak terealisasi. Dan insyaallah di masa yang akan datang juga tidak akan terealisasi.”

Pemimpin Revolusi Islam menyebut persatuan Umat Islam dan keteguhan melawan zionisme serta musuh-musuh Islam lainnya sebagai solusi atas berbagai kendala Dunia Islam dan jalan untuk mencapai kekuatan serta kemuliaan. Beliau menegaskan, “Masalah Palestina sekarang tetap merupakan pucuk persoalan politik Umat Islam. Semua berkewajiban untuk berusaha dan berjuang membebaskan serta menyelamatkan bangsa Palestina”

Wali Faqih Zaman menyebutkan bahwa klaim musuh-musuh Islam tentang pengumuman Quds sebagai ibukota rezim zionis muncul dari ketidakberdayaan mereka. Beliau menambahkan, “Dunia Islam tentu bangkit melawan konspirasi ini, dan dengan ini rezim zionis akan terkena pukulan yang lebih telak, sedangkan Palestina yang tersayang pada akhirnya pasti merdeka.”

Imam Khamenei memuji keberanian, basirah (pandangan tajam), dan keteguhan Bangsa Iran dalam melintasi jalan yang sangat sulit penuh tikungan dan curam selama empat dekade terakhir. Beliau berkata, “Baik kawan maupun lawan Republik Islam Iran di seluruh penjuru dunia perlu tahu bahwa kendala-kendala yang ada di depan sudah tentu lebih kecil dari kendala-kendala empat dekade yang lalu. Bangsa Iran pasti melumpuhkan semua itu dengan kekuatan yang lebih besar dan akan mengibarkan panji kemuliaan Islam di puncak-puncak yang lebih tinggi.” (WF)

Hits: 73

Berita, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat