Pesan Imam Khamnei dalam Pertemuan dengan Pengurus Jamaah Haji

Wali Faqih Zaman Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei, Selasa (3/10), dalam pertemuan dengan kepala dan staf pengurus jamaah haji tahun ini (1438 H), mengungkapkan rasa bahagianya atas kepulangan jamaah haji Iran dengan selamat dan martabat. Beliau mengisyaratkan adanya front proganda internasional yang sangat besar terhadap Republik Islam Iran. Lalu beliau mengatakan, “Cara melawan front yang berbahaya ini adalah pencerahan dan penerangan aktif agresif. Dan haji merupakan salah satu sentral utama dan asasi untuk langkah ini.”

Seraya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus jamaah haji, Imam Khamenei mengatakan, “Bagi kami, hari kepulangan jamaah haji dengan selamat dan afiat adalah seperti hari raya dan perayaan.”

Pemimpin Revolusi Islam menyebut “Jaminan keamanan, kemuliaan, dan kehormatan jamaah haji” termasuk hal penting yang beliau khawatirkan. Lalu beliau mengatakan, “Menurut laporan pengurus, mayoritas jamaah haji tahun ini puas terhadap jaminan kehormatan dan kemuliaan terhadap mereka. Walau pun, ada juga sejumlah kasus pelanggaran yang dilaporkan. Dan mesti ditindaklanjuti.”

Ayatullah Uzma Khamenei menunjukkan adanya front yang sangat berbahaya, aktif, dan dilengkapi dengan berbagai peralatan dan fasilitas propaganda terhadap Republik Islam. Beliau mengatakan, “Sistem Islam punya banyak kapasitas dan kemampuan untuk resisten menyerang front ini. Dan kesempatan Haji merupakan mimbar tablig paling bagus untuk menjalin hubungan dengan masyarakat dunia dan melumpuhkan proganda lawan.”

Imam Khamenei menjelaskan bahwa pelarangan dan atau pembatasan kapasitas komunikasi Iran dengan masyarakat di musim Haji, seperti acara Doa Kumail, acara Baraah, dan perkumpulan-perkumpulan tablig adalah trik pemerintah Saudi terhadap Republik Islam Iran. Beliau mengatakan, “Sekarang, di Dunia Islam banyak sekali orang-orang pilihan yang ingin mendengar hakikat yang sebenarnya dari mulut Republik Islam. Karena itu, hal-hal penting seperti anti arogansi, pembongkaran esensi Barat, baraat (lepas diri) dari musuh-musuh Islam, serta kandungan makna-makna tinggi Doa Kumail harus disampaikan kepada masyarakat dengan bahasa yang efektif, nada yang lembut, dan argumentasi yang kuat melalui instrumen-instrumen tablig modern.”

Menurut beliau, adanya kekaburan di benak masyarakat sebagai dampak besarnya propaganda negatif terhadap Republik Islam adalah satu hal yang natural. Beliau mengatakan, “Pada waktu penyelenggaraan Ibadah Haji, pejabat-pejabat Saudi dengan lancang dan sama sekali tidak tahu malu tampil di televisi dan berbicara anti Republik Islam. Tentu saja kata-kata itu mengaburkan masalah di benak masyarakat umum negara-negara lain. Pun demikian, melalui jalinan komunikasi dengan masyarakat, kalian harus menyingkirkan kekaburan-kekaburan itu dan memecahkan embargo lawan.”

Wali Faqih Zaman juga menekankan agar sebisa mungkin barang konsumtif jamaah haji ditransfer dari Iran. Begitu pula agar wisata pasar jamaah haji Iran dikurangi. Beliau mengatakan, “Sekiranya laporan ini disusun berdasarkan kajian yang teliti, maka cukup menggembirakan.” (WF)

Hits: 21

Berita, Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat