Imam Ali as Menurut Sayid Ali 4

Wakaf Diri Demi Islam

Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei, Senin 5 Azar 1375 Hs (25 November 1996 H), dalam pertemuannya dengan berbagai lapisan rakyat dan aparat pemerintah mengatakan:

“Betapa agungnya! Seorang anak muda, sejenak pun tidak peduli pada dunia, dengan segenap kelezatannya. Dia belanjakan kepemudaannya, dayanya, keceriahan dan semangatnya, kebugaran dan keelokannya, serta segala sesuatu yang dimilikinya di jalan Allah Swt.

Ini puncaknya. Sungguh tidak mungkin lebih tinggi lagi dari ini.”

 

Jihad di Jalan Allah Swt

Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei dalam pidato Jumatnya, 16 Farwardin 1370 (5 April 1991 M), menuturkan:

“Amirul Mukminin Ali as bersabda:

و لقد کنّا مع رسول‌اللَّه (صلّی اللَّه علیه‌ و آله) نقتل ابائنا و ابنائنا و اخواننا و اعمامنا لایزیدنا ذلک الّا ایمانا و تسلیما و مضیّا علی اللّقم و صبرا علی مضض الألم

Kita dulu, bersama Rasulullah Saw, menghabisi bapak, anak, saudara, dan paman kita. Dan itu tidak menambah apa-apa pada diri kita selain keimanan, kepasrahan, kelajuan di jalan yang terang benderang, kesabaran terhadap sengatan-sengatan yang menyakitka, -dan kegigihan dalam berjihad menentang musuh-.

فلمّا رأی اللَّه صدقنا انزل بعدوّنا الکبت و انزل علینا النّصر

Ketika Allah Swt melihat ketulusan dan kejujuran kita dalam beramal, maka Dia menimpakan kekalahan pada musuh kita, dan menganugerahkan kemenangan kepada kita.

Setelah itu beliau bersabda:

ما قام للدّین عمود و لا اخضرّ للایمان عود

Kalau bukan karena itu, niscaya semuanya tidak akan berjalan demikian; tidak ada cabang iman pun yang berkembang, dan tidak ada tonggak agama pun yang berdiri tegak.” (WF)

 

e-mail: walifaqih@yahoo.com

 

Hits: 27

Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat