Pengajian Akhlak 1: Cara Mencari Perhatian Tuhan

Di antara nasihat Nabi Muhammad Saw (Teks Hadis):

من مواعظ النبي صلي الله عليه وآله وسلّم
من اکل ما يشتهي ولبس ما يشتهي و رکب مايشتهي لم ينظر اللّه اليه حتي ينزع او يترک. (تحف العقول صفحه 38)

Makna Hadis:
Barangsiapa makan sesuatu yang dia sukai, mengenakan pakaian yang dia sukai, dan mengendarai apa yang dia sukai, niscaya Allah tidak memberi perhatian kepadanya sampai dia mencabut –keinginan hawa nafsu itu- dan meninggalkannya. (Tuhaf al-Uqul, hal. 38)

Syarah Hadis:
Bisa jadi yang dimaksud dengan kalimat (رکب مايشتهي) adalah maknanya yang hakiki. Artinya, seseorang memilih kendaraan yang dia sukai. Bisa jadi pula yang dimaksud di sini adalah (رکب الأمر). Artinya, segala sesuatu yang dia sukai.
Ala kulli hal, perhatian Allah Swt adalah puncak segala kebaikan dan faktor segala kesempurnaan manusia di alam semesta. Manusia akan kehilangan perhatian Ilahi selama dia melakukan hal-hal itu. Dan cara meninggalkan hal-hal tersebut adalah hendaknya seseorang berlatih secara sadar untuk menyingkirkan sesuatu yang dia sukai dan mampu dia lakukan.
Orang-orang yang tidak mampu merealisasikan kesukaannya mesti bersyukur. Karena, merupakan nikmat yang besar bagi mereka ketika mereka tidak punya kemampuan untuk merealisasikan keinginan hawa nafsu.
Tentunya, apabila seseorang mampu merealisasikan keinginan hawa nafsu tapi dia melawannya maka pahala dia lebih besar. (WF)

Hits: 82

Imam Khamenei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat